Pages

Chelsea hancurkan Vitesse



Chelsea kembali menang di rangkaian laga pramusim. Yang terakhir,The Bluesmenundukkan klub Belanda, Vitesse Arnhem dengan skor 3-1. Cecs Fabregas mencetak gol pertamanya untuk Chelsea dalam laga ini.

Berlaga di GelreDome, Arnhem, Kamis (31/7/2014) dinihari WIB, Jose Mourinho menurunkan banyak pemain intinya dalam laga ini. Berbeda dengan laga sebelumnya menghadapi Olimpija,The Blueslangsung memasang Petr Cech, Branislav Ivanovic, Marco Van Ginkel dan Fernando Torres sebagaistarter, untuk menggantikan Matej Delac, Kurt Zouma, Jeremie Boga dan Izzy Brown yang main sejak menit pertama pada laga sebelumnya.

Di lini depan Mourinho juga memasang Diego Costa, yang membuatnya berduet dengan Torres. Eks striker Atletico Madrid ini juga bersinar setelah mengreasikan duaassist.

Pertandingan baru berjalan empat menit Chelsea sudah membuka keunggulan melalui Mohamed Salah. Dari serangan balik yang terbangun dengan cepat, Costa menusuk dari tengah lapangan dan melepaskan umpan terobosan. Sontekan Salah dari jarak dekat mengubah kedudukan jadi 1-0.

Tuan rumah punya kesempatan menyamakan kedudukan pada menit sembilan saat tendangan keras Vako dari jarak jauh ditepis keluar lapangan oleh Cech. Meski lebih dominan dalam penguasaan bola setelah tertinggal, Vitesse justru kembali kebobolan pada menit 24.

Eksekusi tendangan bebas Fabregas berhasil melewati pagar hidup pemain lawan dan bersarang di gawang kiper Eloy Room. Ini merupakan gol pertama Fabregas untuk Chelsea setelah dia diboyong dari Barcelona.

Pada babak kedua pertandingan Mourinho memasukkan John Terry untuk menggati Filipe Luis.Laga berjalan lebih terbuka di awal babak kedua. Peluang pertama yang muncul adalah di menit 57 saat Van Ginkel dapat bola di dalam kotak penalti namun sepakannya melayang tinggi. Satu menit berselang gantian Costa yang gagal menceploskan bola ke dalam gawang saat berada dalam posisi satu lawan satu dengan kiper pengganti Piet Velthuizen

Sekitar 14 menit sebelum pertandingan tuntas Chelsea berhasil menambah keunggulannya. Gol tersebut tercipta melalui skenario yang mirip dengan gol pertama: Costa menusuk dari tengah lapangan dan lantas melepaskan umpan terobosan. Kali ini Matic yang memaksimalkan kans tersebut dan mencetak gol ketiga Chelsea.
Vitesse berhasil memperkecil ketinggalan saat pertandingan masuk menit 89. Dari tendangan bebas yang diambil dengan cepat, tendangan Uros Djurdjevic mengubah kedudukan jadi 3-1.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com