Pemain bertahan anyar yang beroperasi di sisi kiri pertahanan Juventus, Patrice Evra mengungkapkan apabila dirinya tidak mendapat restu dari pelatih Manchester United, Louis van Gaal untuk meninggalkan Old Trafford.
Pungawa timnas Prancis di Piala Duni 2014 itu mengatakan Van Gaal sebenarnya menginginkan dirinya tetap bertahan bersama United musim ini, namun Evra lebih memilih untuk segera hengkang setelah delapan tahun membela klub raksasa Liga Premier Inggris itu.
Evra sendiri saat ini telah berhasil meneken kontrak berdurasi dua tahun bersama jawara Serie A awal bulan ini, meski dirinya mengaku sangat berat untuk meninggalkan Man United.
"Jujur sangat sulit untuk meninggalkan Manchester United, saya mengambil keputusan ini karena alasan pribadi. Tiga bulan sebelum musim berakhir, saya diminta untuk melakukan pembicaraan dengan klub lain dan ketika Juve tertarik ini menjadi mudah," terang Evra seperti dilansir Sportsmole, Sabtu (2/8).
Selama di United Evra membantu Setan Merah meraih beberapa gelar bergengsi, mulai dari Liga Premier Inggris hingga Liga Champions. Delapan tahun Evra membela United sebelum memutuskan hengkang dan keputusan merumput di Italia mengikuti jejak mantan rekannya Nemanja Vidic yang lebih dulu bergabung bersama Inter Milan.
"Keputusan sulit untuk meninggalkan Manchester United. Klub ini mempunyai keyakinan besar dalam diriku. Saya berbicara dengan Van Gaal, sebenarnya saya sedih untuk pergi. Namun disaat yang sama saya ingin membela Juventus," tandasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar