Pages

Prediksi: Levante vs Barcelona




Barcelona berada di puncak performa ketika melakukan lawatan ke Valencia untuk menghadapi Levante pada pekan ini, dan Blaugrana tercatat sebagai satu-satunya tim yang mempunyai catatan rekor sempurna, setelah tiga pertandingan di La Liga.
Levante bagaimanapun juga belum meraih kemenangan, setelah kalah dari Villareal dan Atletic Bilbao, kemudian bermain imbang di laga tandang atas Malaga. Hanya mengumpulkan satu poin dari sembilan kemungkinan, les Granotes akan menghadapi Barcelona dalam situasi harus menang.
Dalam beberapa pertemuan terakhir antara kedua tim, pemilik 22 gelar La Liga itu mendominasi. Terakhir kali Levante meraih kemenangan atas Barca di kandang terjadi pada musim 1964-1965. Rival satu kota Valencia itu menang telak 5-1, sejak saat itu, Raksasa Catalunya tidak pernah kalah di Ciutat de Valencia.
Dua gelar La Liga berhasil diraih di stadion yang berkapasitas 25.354 penonton. Pada musim 2004-2005, Barca memang tidak menang di tempat tersebut, tetapi gol Samuel Eto’o yang membuat kedudukan berakhir 1-1, mengantarkan Barca meraih gelar kompetisi kasta tertinggi di Spanyol di era Frank Rijkaard.
Berselang enam tahun kemudian, kedudukan akhir 1-1 kembali terjadi di tempat yang sama, Gol dicetak melalui Seydou Keita. Ini memberikan Barcelona gelar ketiga secara berturut-turut di bawah pelatih Josep Pep Guardiola, yang kini menangani Bayern Munchen.
Barca sangat perkasa ketika bermain di Ciutat de Valencia. Setidaknya mereka telah dua kali menang dengan memasukkan empat gol. Pada pekan keenam di musim 2007-2008, skuat asuhan Frank Rijkaard menang dengan skor 4-1, gol dicetak Lionel Messi dan Thierry Henry melakukan hattrick.
Dan di musim 2012-2013, dalam pertandingan La Liga pekan ke-13, Barca menghancurkan Levante 4-0. Kemenangan itu bersejarah, bukan untuk skor akhir, tetapi karena di pertandingan itu, pelatih Tito Vilanova mengisi daftar starting eleven di lapangan dengan pemain homegrown.
Cedera yang dialami Dani Alves, membuat Tito memasukkan Martin Montoya, yang membuat 11 pemain di lapangan merupakan binaan akademi sepak bola La Masia. Empat gol pada babak kedua dan bermain luar biasa secara keseluruhan menegaskan model Barca.
Iniesta terpilih sebagai man of the match di pertandingan itu dengan mencetak gol dan memberikan asis. Messi membuat dua gol di pertandingan itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com